Green Zone: Perang Irak Dari Sudut Pandang Yang Berbeda

Invasi tentara Amerika Serikat yang berujung pada runtuhnya rezim Saddam Hussein, sejak awal telah menimbulkan pro dan kontra baik dari dunia Internasional maupun dari dalam negeri Amerika Serikat sendiri. Film Green Zone ini berusaha untuk mengingatkan kembali bahwa keputusan untuk invasi tersebut adalah suatu kesalahan total dari pemerintahan Bush.

Chief Warrant Officer Roy Miller (diperankan oleh Matt Damon) adalah seorang perwira yang bersama pasukannya ditugaskan untuk menemukan Senjata Pemusnah Massal yang diperkirakan diproduksi oleh rezim Saddam. Operasi demi operasi yang dijalankan oleh Miller selalu berakhir dengan tanpa hasil, tidak ada satupun Senjata Pemusnah Massal yang berhasil ditemukan. Kegagalan untuk menemukan Senjata Pemusnah Massal ini akhirnya mengoyahkan keyakinan Miller atas adanya senjata ini di Irak. Dan akhirnya Miller berusaha untuk menemukan kebenaran dibalik ini semua, dengan caranya sendiri. Walau terjebak diantara intrik yang terjadi antara tentara dan CIA, akhirnya Miller menemukan kenyataan pahit yang harus diterima, bahwa semua itu hanya sebuah rekayasa.

Green Zone adalah sebuah zone yang dinyatakan aman oleh tentara, dan disini biasanya pusat komando berada, karena cukup terlindungi oleh penjagaan yang ketat. Dan dari sini pula, banyak keputusan yang diambil menyangkut strategi dan taktik militer. Green Zone memberikan suatu pandangan yang berbeda mengenai perang Irak, suatu bentuk protes dan kritik yang sesungguhnya ditujukan kepada pemerintahan era Bush, bahwa invasi tersebut sesungguhnya tidak perlu terjadi apabila alasan utamanya adalah mengenai produksi Senjata Pemusnah Massal.

Film ini merupakan kerjasama lanjutan antara Matt Damon dengan Paul Greengrass yang sebelumnya juga mensutradarai 2 dari trilogy film Bourne. Jalinan cerita dan gaya film ini masih mengingatkan kita dengan film-film Bourne. Tidak hanya mengumbar adegan laga, tapi jalinan cerita pun diracik dengan sangat baik yang membuat film ini menjadi lebih dari sekedar film perang.

Disampin berhasil sebagai sebuah film hiburan dengan tema perang dan dengan kombinasi action ala Bourne, film ini juga ingin menyampaikan suatu pesan bahwa tidak semua orang sependapat dengan keputusan invasi yang dilakukan oleh pemerintahan Bush.

Review: A-

Tulisan ini telah dipublikasikan di rizanovara.wordpress.com

Explore posts in the same categories: movie review

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: