Harry Brown: Perlawanan Seorang Veteran

Cerita film ini sebenarnya sangat klasik dan pernah diangkat di beberapa film terdahulu, tetapi film ini tetap mempunyai daya tariknya sendiri. Sesuai dengan judulnya Harry Brown, film ini berkisah tentang sekelumit kehidupan seorang veteran mariner yagn bernama Harry Brown (diperankan dengan sangat baik dan memukau oleh Maichel Caine). Dihari tuanya Harry secara bertubi tubi harus menghadapi kehilangan 2 orang penting dalam hidupnya. Pertama adalah sang istri yang memang telah tidak sadar di rumah sakit dan akhirnya harus “pergi” meninggalkannya. Akhirnya Harry harus menjalani hidupnya bersama seorang sahabatnya yang bernama Loenard (yang diperankan oleh David Bradley). Tinggal di lingkungan kota yang penuh kekerasan menjadi suatu hal yang tidak mudah dialami oleh kedua orang tua ini. Akhirnya pada suatu saat Leonard mengungkapkan ketidak tahanannya terhadap kelompok gang yang ada disekitar tempat tinggal mereka. Ternyata hal itu berakhir dengan kematian Loenard, yang akhirnya terbunuh keesokan harinya. Hal ini sangat mengganggu pikiran Harry yang akhirnya ditengah perjuangannya melawan sakit tuanya, Harry pun memutuskan untuk melakukan sesuatu terhadap lingkungan nya tersebut.

Film dengan alur cerita yang sejenis juga pernah di produksi dan diperankan oleh Clint Eastwood dengan judul Grand Tourino, walau tidak persis, tapi cerita kedua film tersebut mempunyai benang merah yang sama, yaitu perlawanan orang orang sepuh terhadap lingkungan gangster anak muda disekitar kehidupan mereka. Dan apabila mundur lagi jauh kebelakang kita akan dapat menemukan film berjudul Death Wish dengan alur cerita yang sama, diperankan oleh Charles Bronson. Sebuah film yang berhasil meraih kesuksesan di medio tahun tujuh puluhan.

Walau dengan tema yang sangat klasik dan telah diangkat beberapa kali ke layar lebar, Harry Brown tetap merupakan film yang sangat layak untuk ditonton. Film ini merupakan produksi Inggris yang tentunya akan berbeda dengan karya Hollywood, pengambilan gambar maupun sudut kamera cenderung konservatif, tetapi kaya akan detail detail gambar serta permainan yang sangat baik dari Maichel Caine menjadi kekuatan dari film ini. Walau film ini belum edar di Cineplex Indonesia, tetapi kebetulan saya mempunyai kesempatan untuk menikmati film ini lebih dahulu. Mudah mudahan film ini bisa dinikmati di Cineplex Indonesia, karena sangat sayang kalau film ini terlewatkan begitu saja.

Review: B

Explore posts in the same categories: movie review

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: