ROBIN HOOD: Robin Who…?

Rilis Internasional: 12 Mei 2010

Pemain: Russell Crow, Cate Blanchett, Cate Blanchett

Sutradara: Ridley Scott

Produser: Ridley Scott, Brian Grazer, Russell Crowe

Distribusi: Universal Pictures

Budget: USD 130 juta

Genre: Action epic

MPAA Rating: PG-13 for violence including intense sequences of warfare, and some sexual content. (Remaja)

Durasi: 140 menit

Sinopsis:

Seorang Robin Longstride (diperankan oleh Russel Crowe) adalah seorang pemanah ulung yang bertempur sebagai bagian dari pasukan raja Richard (diperankan oleh Danny Huston) dari Inggris. Pertempuran demi pertempuran telah dilalui oleh Robin bersama raja Richard, dan akhirnya pada suatu pertempuran akhir, sang raja akhirnya tewas dalam pertempuran. Robin yang sebelumnya tengah menjalani hukuman dari raja Richard akhirnya memutuskan untuk segera hengkang dari pertempuran tersebut. Secara tidak sengaja ketika meninggalkan tempat tersebut bersama beberapa teman setianya, Robin berpapasan dengan peristiwa penjebakan yang sesungguhnya ditujukan kepada raja Richard.

Penjebakan tersebut dilakukan oleh Godfrey (diperankan oleh Mark Strong) yang tidak lain adalah kaki tangan Prince John (diperankan oleh Oscar Isaac) adik kandung dari sang raja itu sendiri yang berusaha untuk mengambil alih kekuasaan kerajaan. Pada penjebakan tersebut yang menjadi korban adalah Sir Robert Loxley (diperankan oleh Douglas Hodge) yang merupakan tangan kanan dari raja Richard yang berusaha untuk mengembalikan mahkota kerajaan kembali ke London. Untungnya kehadiran Robin berhasil menyelamatkan mahkota kerajaan tersebut, dan pada akhir hayatnya Robert Loxley menitipkan mahkota tersebut untuk dibawa ke London dan wasiat pribadi untuk mengembalikan pedang keluarga milik ayah Robert yaitu Sir Walter Loxley.

Setelah mengembalikan mahkota kerjaan di London, yang kemudian akhirnya mebuat Prince John naik tahta menggantikan Richard, Robin yang berpura pura menjadi Robert Loxley, segera pergi ke Nottingham untuk menuntaskan wasiat dari Robert. Ternyata kehadiran Robin di Nottingham ini berbuntut panjang, Sir Walter Loxley meminta Robin untuk tetap berperan sebagai Robert dan menjadi suami dari Lady Marion (diperankan oleh Cate Blanchet), dan akhirnya ini membuat Robin harus terus berperan sebagai Robert Loxley. Masalah menjadi kompleks karena kesewenangan Prince John dan Godfrey yang kemudian mengetahui bahwa Robin ada di Nottingham, menjadi dua hal yang harus dihadapi oleh Robin. Godfrey kemudian menyerbu Nottingham dan membunuh Sir Walter Loxley yang kemudian akhirnya Nottingham berhasil dibebaskan oleh Robin. Puncak pertempuran terjadi ketika tentara Perancis melakukan invasi ke Inggris, dan invasi ini tentunya langsung dijawab oleh Prince John dan didukung oleh banyak tuan tanah di Inggris, karena Prince John akhirnya menyetujui traktat yang diminta oleh kaum bangsawan Inggris tersebut. Pertempuran akhirnya tidak terelakkan lagi di pantai Inggris, pada saat tentara Perancis melakukan pendaratan. Dan disini akhirnya Robin berhasil menuntaskan pertarungan dengan Godfrey yang berujung kematian bagi Godfrey.

Cerita belum berhenti disini, karena kemudian ternyata Prince John mengkhianati janjinya sendiri kepada kaum bangsawan Inggris, dan membatalkan secara sepihak traktat yang telah disepakati. Dan karena kecemburannya terhadap Robin yang telah berhasil memimpin pernag melawan Perancis tersebut, Prince John menetapkan Robin sebagai penjahat yagn sangat dicari di kerjaaan Inggris. Hal ini membuat Robin harus mengungsi ke dalam hutan Nottingham, dan disinilah legenda mengenai Robin Hood dimulai…..

Review:

Membuat sebuah film yang remake dan juga merupakan suatu legenda tertentu memang tidak mudah. Kesulitan utamanya adalah karena penonton telah memiliki suatu bayangan tersendiri terhadap film tersebut. Sehingga apa yang disajikan dapat dengan mudah langsung diperbandingkan dengan film lainnya. Baik alur cerita, figur tokoh utama dan banyak hal lainnya yang berbeda dengan film Robin Hood; Prince of Thieves yang diperankan dengan sukses oleh Kevin Costner.

Salah satu masalah yang dihadapi oleh Ridley Scott adalah memformulasikan sebegitu banyak elemen yang ingin ditampilkan menjadi suatu alur cerita yang simple, tidak bertele tele dan menarik. Alur cerita yang terjadi pada Robin Hood kali ini terasa cukup rumit dan seakan Scott kehilangan fokus terhadap film ini. Ada banyak isu yang ingin disentuh dalam film ini, isu mengenai siapa sebenarnya Robin Hood, isu romantisme antara Robin & Marion, isu persekongkolan Godfrey dan Prince John, isu perang antara Inggris dan Perancis, isu perlawanan kaum bangsawan Inggris terhadap Price John. Semuanya terkesan dipaksakan untuk diramu menjadi suatu karya berdurasi 140 menit. Tetapi malah satu isu penting tidak tergarap sama sekali (terkeculai bahwa ada bagian yang dipotong karena satu dan lain hal untuk penayangan di Indonesia, mengingat bahwa tayangan di Indonesia hanya berdurasi 120 menit dari yang konon seharusnya 140 menit), isu tersebut adalah bagaimana akhrinya seorang Robin Longstride yang kemudian menyamar menjadi Robert Loxley, mendapatkan julukan sebagai ROBIN HOOD. Ini isu yang sangat penting, karena judul film ini adalah Robin Hood, bahkan peneybutan nama Robin Hood ini sepertinya hanya terjadi satu kali, yaitu ketika sheriff Nottingham menyebutkan Robin aka Robin Hood sebagai buron kerajaan Inggris.

Satu hal yang ditonjolkan dari film ini adalah bahwa Robin Hood adalah pahlawan Inggris yang berhasil meyakinkan raja Inggris dan bangsawan untuk bersatu melawan Perancis dan akhirnya memimpin bangsa Inggris ini melawan Perancis. Tema ini tentunya agak jauh dari legenda Robin Hood sendiri yang merupakan tokoh yang melakukan sesuatu kejahatan dalam bentuk perampokan untuk kemudian dibagikan kepada rakyat miskin di Inggris. Jadi legenda Robin Hood sendiri sebenarnya hampir tidak tersentuh di film ini.

Aksi pertempuran yang digembar gemborkan juga akan ditampilkan dengan spektakuler juga rasanya menjadi terlalu biasa bagi seorang sutradara kelas Ridley Scott. Adegan laga yagn terjadi di film Robin Hood ini masih dibawah kualitas dari adegan laga yang terjadi pada karya Scott sebelumnya yaitu Gladiator, dimana adegan pertempuran yang terjadi di awal film menjadi salah satu adegan laga yang sulit dilupakan sebagai ikon dari film Gladiator.

Cerita: C –

Pemain: C

Sinematografi: C

Special Effect: –

Keseluruhan: C-

Explore posts in the same categories: movie review

Tags: , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: