INFERNO

inferno_ver4_xlg

Rilis International (Release Date): 8 October 2016

Pemain (Starring): Tom Hanks, Felicity Jones, Omar Sy, Ben Foster, Sidse Babett Knudsen, Irrfan Khan

Sutradara (Directed by): Ron Howard

Produser (Produced by): Brian Grazer, Ron Howard

Distribusi (Distributed by): Columbia Pictures

Budget: USD 75 million

Genre: Thriller

Durasi (Running Time): 121 minutes

Sinopsis (Synopsis):

Professor Langdon (diperankan oleh Tom Hansk) terbangun di sebuah rumah sakit di kota Florence, Italy. Dengan luka hasil tembakan seseorang, Langdon mendapatkan sekelumit penjelasan dari Dr. Sienna Brooks (diperankan oleh Felicity Jones). Tidak membutuhkan waktu yang lama kemudia Langdon kini menjadi target pembunuhan dari seorang wanita pembunuh bayaran bernama Vayentha (diperankan Ana Ularu). Dan dimulailah proses pelarian Langdon yang kini dibantu oleh Dr. Brooks.

Professor Langdon (played by Tom Hansk) wakes up in a hospital in the city of Florence, Italy. With the shot wound, Langdon getting a bit of explanation of Dr. Sienna Brooks (played by Felicity Jones). Does not require a long time later Langdon now become the target of the murder of a hitperson named Vayentha (played by Ana Ularu). And began the process of runaway Langdon assisted by Dr. Brooks

Dalam proses pelariannya tersebut Prof Langdon menemukan sejumlah petunjuk yang mengacu kepada sebuah karya Sandro Botticelli yaitu Peta Neraka, yang berdasarkan pada sebuah karya Dante bernama Inferno. Walau masih belum sepenuhnya sadar mengenai apa yang sedang terjadi, Langdon meyakini bahwa dia harus menemukan sesuatu untuk menyelamatkan umat manusia.

In the escape process Prof. Langdon found a number of clues that refers to a work of Sandro Botticelli is Map of Hell, which is based on a named Dante’s Inferno. Although still not fully aware of what was going on, Langdon believes that he must find something to save mankind.

Sementara itu sekelompok pasukan dibawah naungan WHO dipimpin oleh Elizabeth Sinskey (diperankan oleh Sidse Babett Knudsen) juga mengejar Langdon untuk menemukan lokasi dari sebuah virus yang akan dilepaskan untuk membasmi populasi umat manusia.

Meanwhile a group of troops under the WHO, led by Elizabeth Sinskey (played by Sidse Babett Knudsen) is also pursuing Langdon to find the location of a virus that would be released to eradicate the population of human beings.

Review :

Tidak mudah memvisualisasikan sebuah karya novel menjadi sebuah karya layar lebar. Walau cerita mengalami perubahan yang cukup signikan, tetapi film ini masih sangat layak untuk ditonton. Cerita film ini memang relatif lebih rumit jika dibandingkan dengan film Da Vinci Code dan Angels and Demonds, tetapi penggambaran di film ini sangatlah baik, dan ketegangan masih terjaga dari awal sampai akhir.

Not easy to visualize a novel into a big screen work. Though the story changes significanlly, but the film is still very worth watching. The story of this film is relatively more complicated than Da Vinci Code and Angels and Demonds, but the depiction in the film is very good, and the tension was still maintained from the beginning to the end.

Sebuah film thriller yang sangatlah sayang untuk dilewatkan.

A thriller that is very dear to miss.

Cerita (Story): B

Pemain (Acting): B

Sinematografi (Cinematography): A

Special Effect:

Keseluruhan (Overall): B+

Explore posts in the same categories: movie review

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: